Januari 26, 2025 RERINTIK HUJAN Rerintik hujan mengetuk atap, Seperti nada-nada yang kau kirim untukku, Dingin yang membasuh kerinduan, Dan kenangan yang tak mau pergi. Setiap tetes adalah kata, Yang tak sempat kau ucapkan kepadaku, Menetes pelan, resap ke tanah, Seperti cintamu yang perlahan menghilang. Namun hujan juga membawa harapan, Bahwa setelah basah ada kering, Setelah rindu ada pertemuan, Setelah pergi, ada pulang. Tinggalkan Balasan Batalkan balasanAlamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai * Simpan nama, email, dan situs web saya pada peramban ini untuk komentar saya berikutnya. Previous BIDADARIKU Next RERINTIK HUJAN