Aku menatap sejuk jendela nirwana
Menyapa awanmu yang tengah semringah
Diantara pucuk pucuk pinus yang membentang rindang
Menghalau galau,mengundang riang
Halangan itu telah kita lalui sayang
Dengan tangisan kita berdua
Mengundang Dewa ulurkan tangan
Burung sritiku terbang melayang,tapaki bukitmu yang kian menggarang
Sejukmu kini menyatu
Dalam mata jiwaku,berbilur sendu
Tetes hujan menitik rintik,basahi jiwa yang bergelora
Kuingat cintamu disana sedang menepi dan terus menanti
Sampai aku kan kembali dari bukit Kintamani
Danaumu makin melebar mengundang senja cepat datang
Walau aku masih disini namun hatiku tetap disisimu