AKU MEMBARA DIPELUKMU

AKU MEMBARA DIPELUKMU

Terdampar dalam laguna yang kau cipta
Menyeruput sejuknya batin yang kau semai
Menghempaskan badai kelelahan jiwaku
Menggigit berjuta rasa sayang yang kau umpan
Menabur benih cinta yang tak mampu kau halau lagi
Ditengah temaram malam ini
Sunyi menghalau galau

Aku terlena menolak akal
Terjebak dalam kidung cintamu
Sekalipun aku pernah bermimpi
Mendua bersama,bertiga
Aku terhentak dalam realita yang kini kujalani
Bersama bidadariku dan kupu kupu cintaku

Sekalipun kau dekap tubuhku selembut kasih
Dan hasratpun membara untuk terus bercumbu
Menghela kejantanan yang kumiliki
Jiwaku meronta menatap atap
Putih tak bercela membayang bidadariku diruang sana
Tersenyum manis dan bersulang rindu

Lalu kuhempaskan tubuhku
Menorehkan luka paling dalam
Dan kaupun menangis sendu

Aku bukan siapa siapa
Bukan Raja ataupun Kaisar
Peluhku adalah jelata
Hasratku manusia biasa
Seandainya aku mampu mendua
Kurengkuh jalan itu bersama geloramu
Menunaikan hasrat kita berdua
Dialam sana bertabir mimpi

MeneerSam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Your Shopping cart

Close